Sabtu, 15 April 2017

10 Tanaman Berkhasiat Memulihkan Rambut Rontok

Sedikit ingin share mengenai 10 tanaman yang berkhasiat bisa memulihkan rambut rontok.

Berbagai penyebab kerontokan rambut antara lain merupakan :
  1. Baru sembuh dari penyakit kronis semacam sifilis, kencing nanah,malaria, tifus, dan sebagainya.
  2. Baru saja melahirkan anak.
  3. Kondisi jiwa tergoncang berkepanjangan.
  4. Memakai obat kimia yang justru kontraproduktif dengan pertumbuhan rambut.
  5. Memakai sampo alias minyak rambut yang tak semestinya.
  6. Peredaran darah di kepala tak lebih lancar, jadi kulit kepala tak lebih sehat.

10 Tanaman Berkhasiat Memulihkan Rambut Rontok

Tanaman dan Resep

1. Bayam
Tanaman bayam (Amaranthus hybridus) tak sedikit ditaman di halaman rumah,kebun, alias di pinggir-pinggir jalan. Bunga berbentuk tongkol, warna putih alias hijau muda. Daunnya berbentuk lonjong alias bulat telur.Selain mengandung kalium, bayam juga mengandung protein, lemak, fosfor,besi, vitamin A, B1, dan C.

Ramuan:
Setengah genggam bayam dicuci, lalu digiling halus. Tambahkan setengah cangkir air matang dan satu sendok makan madu. Seusai itu diperas dan disaring. Minum tiga kali sehari, setiap kali setengah cangkir.

2. Daun Kacang Panjang
Tanaman kacang panjang (Vigna sinensis) mempunyai buah polong yang panjang. Berbunga putih alias hijau muda, bentuknya mirip kupu-kupu.Daunnya berbentuk segitiga, bisa dimakan sebagai sayur maupun dikegunaaankan untuk pengobatan alami. Daun dan buah kacang panjang mengandung zat-zat protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, magnesium,mangan, niasin, vitamin B1, B2, dan C.

Ramuan:
Satu genggam daun kacang panjang dicuci bersih lalu digiling halus.Kemudian diremas seusai dicampur dengan dua sendok makan minyak kastor.Penggunaannya digosok-gosok merata di kulit kepala sambil dipijit-pijit sebutuhnya. Perbuat itu setelah mandi petang, kemudian bungkus memakai handuk semalaman. Basuh rambut pada esok harinya.

3. Kelapa Hijau
Pohon kelapa hijau (Cocos nucifera) biasanya tumbuh di tepi pantai.Sekarang tak sedikit ditanam di halaman rumah sebagai tanaman hias. Batang pohon ramping lurus, tinggi hingga 14 meter lebih. Daunnya berpelepah sepanjang 2-3 meter. Bunganya berbentuk bunga tongkol. Buahnya berwarna hijau cerah, berbentuk kerucut, terbungkus serabut tebal.Kandungan air kelapa hijau merupakan glukosa, sakarosa, sukrosa, fruktrosa,mineral, dan asam amino.

Ramuan:
Sebuah kelapa hijau, pangkas tahap atas dan bawahnya, buatlah celah di salah satu tahap. Masukkan garam dapur satu sendok teh, kemudian diembunkan di luar rumah semalam penuh. Gunakan airnya untuk membilas kulit kepala sambil dipijit-pijit. Perbuat setiap petang hari setelah mandi, lalu bungkus dengan handuk hingga pagi.

4. Klerak
Tumbuhan klerak alias lerak (sapindus rarak) tetap tak jarang dijumpai di hutan belantara. Berbatang besar, tinggi mencapai 40 meter. Buahnya bulat agak pipih, kulitnya berkerut, dan warnanya cokelat bila telah tua. Daging buahnya mengandung zat saponin (beracun), sedangkan bijinya mengandung minyak.

Ramuan:
Sediakan 12 buah biji klerak, lalu rendam dalam air panas. Biarkan berbagai saat hingga airnya dingin. Pakailah air rendamannya untuk membasahi kulit kepala sambil dipijit-pijit dengan ujung jari. Bungkus kepala dengan handuk bersih semalam penuh.

5. Lidah Buaya
Tanaman lidah buaya (Aloe vera) kini mulai tak sedikit dibudidayakan di tempat berudara panas. Alias juga dalam pot dan kurang lebih pekarangan rumah.Bentuk daun meruncing, tebal berdaging kurang lebih satu cm, panjang 30 cm,getas, berduri lunak, dagingnya putih bening semacam gelatin. Daun lidah buaya mengandung bermacam-macam zat, semacam barbaloin, isobarbaloin,beta-barbaloin, dan damar.

Ramuan:
Satu pelepah daun lidah buaya dicuci bersih. Lalu duri dan kulitnya pada segi tahap dalam dihilangkan. Nah, silakan isi lidah buaya itu untukdigosokkan di kulit kepala yang sebelumnya telah dikeramas pada sore hari. Kemudian bungkuslah dengan handuk bersih. Bilaslah pada pagi esok harinya. Perbuat ini setiap hari selagi tiga bulan.

6. Daun Mangkokan
Tanaman mangkokan (Nothopanax scutellanium) tumbuh liar di tepi sungai berudara panas. Kadang dikegunaaankan juga sebagai tanaman psupaya nasib.Termasuk tanaman perdu setinggi hingga tiga meter.Bentuk daunnya semacam namanya, mirip mangkuk dengan aroma yang sedap. Daunmangkokan mengandung protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A, B1, dan C.

Ramuan:
Satu genggam daun mangkokan dicuci bersih, lalu ditumbuk hingga halus.Remaslah dengan dua gelas air masak, lalu disaring. Air perasan inilah yang dipakai untuk menggosok kulit kepala sambil dipijit-pijit. Kemudian bungkus dengan handuk bersih semalaman. Bilaslah pada pagi harinya.

7. Nyamplung
Tanaman nyamplung (Calophyllum inopyllum) biasanya nasib liar di tepi sungai alias pantai yang berudara panas hingga ketinggian 600 m dpl.Berbatang besar dan tingginya bisa mencapai 22 meter. Daun agak lonjong dan cukup tebal. Bunga tumbuh di ketiak daun, warna putih. Buah berbentuk bulat mirip kelereng dan bertempurung agak keras. Biji bulat,tebal, keras, dan berwarna cokelat.Biji nyamplung mengandung takamaha, resin, minyak atsiri, kalofiloid,asam kalofilat, sitosterol, lendir, gliserin, minyak lemak,tanin,takaferol, dan karotenoid. Damarnya mengandung aneka zat semacamtakamahin, asam takawahol,gumi, resin, dan minyak terbang.

Ramuan:
Biji nyamplung diproses untuk diambil minyaknya. Dengan cara sederhana,siapkan satu genggam biji nyamplung, pecahkan dari kulit kerasnya.Letakkan di kain bersih alias piring dan jemurlah seharian, maka bakal keluar minyaknya. Minyak inilah yang dipakai untuk digosok-gosokkan di kulit kepala, sebagai penumbuh dan penyubur rambut.

8. Pisang
Negeri kami termasuk kaya bakal tanaman pisang (Musa paradisiaca).Setidaknya ada 75 tipe pisang di Indonesia. Tiga di antaranya telah amat dikenal, yaitu pisang badak dengan sebutan cavendish, pisang ambonyang disebut gras michael, dan pisang susu yang dikenal dengan nama lady finger.
Getah pisang mengandung tanin dan asam galat, sedangkan buahnya mengandung noradrenalin, 5-hidroksi triptamin, depamin, vitamin A, B kompleks, C, dan E, dan seratonin, pektin, dan tanin.

Ramuan:
Siapkan umbi batang pisang. Potong merata, cuci bersih lalu dicelahi sedalam sejengkal alias kira-kira 18 cm supaya air umbinya bisa terkumpul di dalamnya. Seusai umbi terisi air dari umbinya, air tersebut bisa untuk membilas rambut dan kulit kepala. Kemudian bungkuslah dengan handuk bersih hingga pagi hari.

9. Teh
Kebuh teh di lereng-lereng pegunungan terbukti menyejukkan. Tanaman teh (Camellia sinensis) mempunyai daun berbentuk lonjong. Bunganya tumbuh pada ketiak daun, warna putih. Buahnya bulat-bulat, berwarna cokelat hitam. Daun teh benyak mengandung zat samak.

Ramuan:
Ambil satu mangkuk air teh kental. Pada pukul 22.00, letakkan di halaman alias di luar luar rumah supaya terkena embun hingga pagi. Petang hari berikutnya seusai mandi, air teh tadi dipakai untuk membilas rambut dan kulit kepala sambil dipijit-pijit. Berikutnya bungkus dengan handuk hingga pagi dan bilas kembali.

10. Daun Urang-aring
Tanaman urang-aring (Eclipta prostrata) tetap belum tak sedikit dibudibayakan, malah tak sedikit tumbuh liar di ladang alias tepian sungai. Ia termasuk tanaman rumput-rumputan, tingginya hingga 60 cm lebih.

Daunnya tunggal, bulat telur, berseling berhadapan, ujung runcing, tepi bergerigi, pertulangan menyirip, warna hijau, dan bisa dimakan sebagai sayur. Bunganya berwarna putih, baunya agak sedap, buahnya bulat-bulat,warna hitam. Kandungan yang sangat mencolok pada tanaman urang-aring merupakan nikotina.

Ramuan:
Satu genggam daun urang-aring dicuci bersih lalu digiling halus.Selanjutnya diremas dengan dua gelas air matang, kemudian diperas dan disaring. Hasil saringan diletakkan di luar rumah, diembunkan dari pukul 19.00 hingga pagi. Berikutnya pada petang hari setelah mandi dipakai untuk membasahi rambut dan kulit kepala sambil dipijit-pijit. Bungkus pakai handuk bersih hingga pagi.