Kamis, 19 Maret 2020

Bagaimana Cara Menentukan Peminjam yang Tepat di Platform Peerto Peer Lending?


Banyak orang yang mulai menginginkan fasilitas dari layanan peer to peer. Dibuatnya fintech company dengan layanan ini membuka kesempatan bagi siapa pun untuk meminjam dana. Peer to peer adalah sarana yang tepat bagi investor untuk mencari keuntungan. Akan tetapi, keamanan dana atau aset milik investor pun harus selalu diperhatikan dengan baik dan dijamin keamanannya.


Bagaimana Cara Menentukan Peminjam yang Tepat di Platform Peerto Peer Lending

Hal yang Harus dilakukan Untuk Memilih Peminjam
1. Menentukan grade
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan grade dari peminjam. Grade ini menjadi penilaian dari perusahaan untuk memberikan review atas kesanggupan membayar hutang yang dimiliki oleh peminjam. Setiap peminjam pasti akan diklasifikasikan menjadi beberapa kelas yang nantinya harus menerima apa pun keputusan yang diberikan oleh perusahaan fintech tersebut.

Investor tidak akan dibuat kebingungan dengan adanya hal ini sebagai langkah pencegahan kerugian yang mungkin terjadi. Anda bisa memilih dimulai dari grade A hingga E untuk memastikan kemampuan membayar yang dimiliki oleh peminjam. Hal ini penting untuk dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dari perusahaan fintech yang menyediakan layanan peer to peer ini. 

2. Melihat riwayat keuangannya
Memperhatikan keuangan peminjam harus selalu menjadi faktor utama yang harus diperhatikan. Langkah ini bisa menjamin jika orang yang diberikan pinjaman dana tidak akan membahayakan aset yang Anda miliki. Salah satunya adalah dengan melihat riwayat keuangannya dengan berbagai petunjuk yang diberikan oleh perusahaan fintech yang berpartner dengan Anda. 

3. Menentukan riwayat hutang
Setiap orang akan memiliki riwayat hutang tersendiri dengan berbagai kondisi yang berbeda. Sebagai investor bermain dengan pintar harus selalu dilakukan. Salah satunya adalah melakukan checking atas riwayat hutang yang dimiliki oleh peminjam. Layanan peer to peer adalah kemudahan bagi siapa pun untuk melakukan haknya di bawah pantauan perusahaan fintech yang bekerjasama. 

4. Kebijakan bunga yang berlaku
Menentukan kebijakan memang bukan hak siapa pun melainkan bagi perusahaan itu sendiri. Sebagai investor pun Anda tidak bisa menjamin jika akan ada kebijakan bunga yang bisa Anda tentukan. Hal ini harus memastikan keamanan atau keuntungan Anda dalam menjalankan p2p lending. Kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari bunga akan semakin besar jika peminjam membayar telat. 

5. Kesanggupan
Tidak semua orang memiliki kesanggupan yang sama. Bahkan tidak semua orang membutuhkan dana seperti yang Anda tawarkan saat ini. Hal itu bisa dilihat dari bagaimana kesanggupan peminjam untuk membayar dana. Anda harus melihat kembali hal ini dan melakukan review agar tidak terjadi hal buruk pada aset. 

Membuka kesempatan untuk memberikan pinjaman adalah hal baik untuk dilakukan. Penjaminan investor sebagai pemberi dana harus selalu diperhatikan oleh perusahaan fintech itu sendiri. Memberikan gambaran grade juga riwayat keuangannya dari si peminjam. Anda bisa melihat hal ini dari review yang diberikan juga disediakan oleh perusahaan fintech tersebut.